China mencela keputusan AS untuk memberlakukan bea tambahan atas ban produksi China dengan mengatakan bahwa langkah itu merupakan sinyal proteksionis yang berbahaya sebelum KTT G20 (negara-negara yang tergabung di dalam Grup 20) dan bisa menimbulkan reaksi yang akan menghalangi pemulihan global.
Kecaman keras Beijing itu dinyatakan setelah Washington mengumumkan langkah tersebut sebagaimana yang dikatakan jurubicara Gedung Putih “untuk meringankan gangguan yang nyata terhadap industri ban AS” akibat impor China yang murah.
Menteri Perdagangan China Chen Deming menegaskan perhatiannya yang sangat serius terhadap pertikaian perdagangan terakhir dengan Washington ini. “Ini benar-benar langkah proteksionisme perdagangan yang buruk sekali,” kata Chen dalam sebuah pernyataan.
“Langkah itu tidak hanya melanggar peraturan WTO, tapi juga sangat bertentangan dengan komitmen pemerintah Amerika Serikat yang mereka buat pada KTT keuangan G20, dan merupakan pelanggaran terhadap ketentuan perlindungan khusus yang akan memberikan isyarat yang salah kepada dunia,” katanya.
Bea masuk ban itu adalah yang pertamakali diterapkan Washington di dalam kerangka ketentuan “perlindungan” khusus yang disetujui Beijing sebelum bergabung di dalam Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) tahun 2001.
Washington dan Beijing berjanji akan bekerjasama di dalam usaha menghidupkan kembali pertumbuhan ekonomi global.
Akan tetapi, pertikaian ini mengingatkan kembali kepada berkelanjutannya gesekan perdagangan antara kedua negara yang bisa berimbas kepada KTT G20 nanti dalam bulan ini juga dan kepada kunjungan Presiden AS Barack Obama ke China yang dijadwalkan Nopember mendatang.
Sejak pecahnya krisis finansial, pertemuan-pertemuan G20 yang terdiri dari negara kaya dan negara berkembang sudah berikrar meninggalkan proteksionisme perdagangan.
Jurubicara Kementerian Perdagangan China, Yao Jian, mengatakan, tindakan AS itu bisa memicu terjadinya “rangkaian reaksi berupa langkah-langkah proteksionis yang akan memperlamban proses pemulihan ekonomi dunia dewasa ini.”
Bea baru sebesar 35% itu akan berlaku efektif 26 September dan berarti memperbesar bea 4% yang sudah ada. Bea tambahan itu akan diturunkan menjadi 30% dalam tahun kedua dan 25% dalam tahun ketiga.
Tingkat kenaikan itu memang masih lebih rendah dibanding yang direkomendasikan oleh Komisi Perdagangan Internasional AS, namun masih cukup tinggi untuk menghalangi impor ban dari China, kalau tidak dikatakan akan menutupnya (impor tersebut) samasekali.
Penerapan Proteksi
Serikat buruh baja AS yang mewakili buruh di banyak pabrik ban AS, awal tahun ini menyampaikan petisi mereka yang mengusahakan diterapkannya proteksi. Mereka mengatakan, impor ban yang mencapai tiga kali lipat dari China hingga sekitar 46 juta dalam 2008 dari sekitar 15 juta dalam 2004 telah merugikan lebih 5.000 pekerjaan buruh ban AS.
“Untuk jangka waktu sangat lama, buruh di seluruh negara ini telah dikorbankan oleh kebijakan perdagangan yang buruk dan oleh ketiadaan langkah yang diambil pemerintah,” kata Ketua Buruh Baja AS Leo Gerard dalam menyambut keputusan tersebut.
Akan tetapi jubir Yao menuduh pemerintah Obama bertindak tanpa bukti yang cukup. “Langkah ini bisa mengganggu China, juga mengganggu kepentingan AS, dan lebih-lebih lagi akan mengirimkan isyarat tentang proteksionis perdagangan yang salah kepada dunia sebelum KTT G20 di Pittsburgh,” katanya.
Obama, Presiden China Hu Jintao dan para pemimpin dunia lainnya akan bertemu pada KTT G20 berikutnya di Pittsburh 24-25 September nanti, sementara langkah proteksionisme AS itu berlaku efektif pada hari berikutnya.
Ketua Asosiasi Industri Karet China, Fan Rende mengatakan, grupnya akan menyampaikan protes terhadap keputusan AS itu dan “mengusulkan kepada pemerintah agar mengambil langkah-langkah pembalasan terhadap produk pertanian dan kenderaan bermotor AS.”
Menteri Chen tidak menyebutkan tentang sesuatu langkah pembalasan, sementara Jubir Yao mengatakan, Beijing bisa menyampaikan pengaduan kepada WTO tentang bea tambahan itu. (Rtr/sy.a/analisa)
DIarsipkan di bawah: Ekonomi, Krisis Global



















































